Ada banyak arti untuk kata yang satu ini, yang pasti jika ditanya kepada pribadi masing-masing orang. Bisa di pastikan kita akan mendapatkan banyak arti tentang "PAHLAWAN". Untuk ku sendiri Pahlawan adalah orang yang berjuang untuk kepentingan orang banyak, berjuang untuk kebaikan tentunya. Bisakah kita menjadi pahlawan???, sudahkan kita benar-benar menghormati apa yang telah dilakukan oleh para pahlawan??, sejauh mana kita menghargai semua perjuangannya??? dan lain-lain.... dan lain-lain.... beberapa pertanyaan yang sebenarnya sering sekali kita dengar bahkan ketika waktu masih dibangku sekolah dasar (SD), biasanya semua jawaban hanya ada dalam buku tapi tidak ada dalam hati.Seorang pemimpin pun sebenarnya adalah pahlawan bagi yang dipimpinnya, tapi jika melihat tingkah para pemimpin kita sekarang layakkah mereka kita sebut "pahlawan". Seperti yang aq katakan diatas pahlawan adalah orang yang berjuang untuk orang banyak, bukannya menindas orang banyak. Kebanyakan pemimpin kita sekarang justru sebaliknya, menindas demi kantong sendiri. Gembar-gembor sana sini jika mereka bisa menaikkan derajat negara, tapi bagaimana bisa jika diri sendiri masih bejat.
Kembali kepertanyaan satu tadi, bisakah kita menjadi pahlawan (hero bukan superhero)?? Kenapa tidak, setiap orang bisa jadi pahlawan meskipun hanya dilingkungan keluarga saja atau masyarakat sekitarnya, dengan melakukan sesuatu yang berguna bagi sekitarnya. Seperti kata AA "mulailah dari yang kecil, mulailah dari diri sendiri", jika kita bisa membawa diri kita sendiri menjadi orang yang berguna biasanya kita juga secara tak langsung bisa membawa orang yang dekat dengan kita menuju kebergunaan juga. Pengaruh tak langsung yang sangat berguna.
Pernahkah kita menghargai para pahlawan kita, atau pernahkah kita mencoba untuk mengenal mereka?, kenapa mereka sampai berani untuk menumpahkan darah, mengorbankan keluarga dan lainnya untuk negara? pernahkah kita benar-benar memikirkannya? sekali saja cobalah untuk berfikir tentang ini. Kita sekarang mungkin bisa dibilang lebih bahagia karena tak perlu mendengar desingan peluru atau ledakan bom setiap saat, karena katanya kita sudah merdeka. Mungkin itu yang membuat kita malas untuk berfikir kenapa mereka harus berjuang sampai mati.
"saya menghargai jasa pahlawan, karena itu kekerasan harus ditegakkan". Seperti itukah cara kita mengenang mereka dengan saling adu jotos untuk setiap masalah. tidak kah kita belajar dari sejarah bangsa yang panjang jika kekerasan hanya akan membawa lebih banyak musibah. Dimasa sekarang ini perjuangan dengan peluru sudah bukan lagi tempatnya karena kita sedang tidak berperang. Membangun negara menjadi lebih baik itulah yang harus kita lakukan untuk menghargai darah-darah yang tumpah demi Merah-Putih.
Dulu waktu masih SD kita selalu dikenalkan bahwa Indonesia adalah negara kaya, masyarakatnya suka begotong royong dan ramah tamah. Benarkah? tapi jika aq lihat sekarang bukannya keramahtamahan yang ada tapi masyarakat yang cepat marah, suka bergotong royong ya memang suka terutama dalam hal hal memperkaya diri sendiri, yang kecil sama yang kecil tambah kecil karena tertindas. Yang besar sama yang besar tambah besar sekali. Itu hanya sekedar pengingat siapa sebenarnya kita ini, masihkah bangsa ini mencari jati dirinya? entahlah......
Bagaimanapun menghargai perjuangan pahlawan terdahulu dan mengetahui sejarah panjang bangsa ini bukankah seharusnya kita menjadi lebih baik, bukannya makin kacau. Semoga Indonesia akan menjadi lebih baik lagi, karena harapan masih ada. SELAMAT HARI PAHLAWAN 10 november 2009




